whatsapp image 2026 05 25 at 06.41.11

Ranting NU Brengkok Perbaharui Semangat Perjuangan Melalui Musran 2026

Musyawarah Ranting (Musran) NU Desa Brengkok berlangsung khidmat pada Sabtu, 23 Mei 2026 bertempat di Mushola Nurul Hidayah Cangkring. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus ranting untuk memperbaharui semangat perjuangan dan melanjutkan estafet khidmah organisasi di tengah masyarakat.

Acara Musran dipimpin oleh Wakil Ketua Tanfidziyah MWCNU Susukan, Tulus Widoyo,S.Pd dengan sekretaris sidang Sutomo. Suasana musyawarah berlangsung penuh hikmat dan kekeluargaan dengan dihadiri jajaran pengurus serta warga Nahdliyin Desa Brengkok.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris MWC NU Susukan, Nur Azis,S.Pd.I, M.Pd yang memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta Musran. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa agenda awal yang menjadi target utama MWC NU Susukan adalah mendampingi dan memastikan ranting-ranting yang telah habis masa khidmahnya agar segera melaksanakan Musran.

“Perjuangan adalah pilihan. Berjuang mati, tidak berjuang juga mati. Bukankah lebih baik mati dengan membawa gelar pejuang?” tegas beliau yang disambut semangat oleh para peserta sidang.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga perjuangan Nahdlatul Ulama, khususnya dalam mempertahankan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Beliau berpesan “jangan hentikan akidah, lanjutkan akidah yang sudah kita tanam pada generasi kita, didik mereka dengan benar, sekolahkan mereka pada lembaga yang berafiliasi dengan aswaja agar akidah kita tetap berkelanjutan”

Hasil sidang Musran menetapkan kembali Kiai Anwarudin sebagai Rois Syuriah dan Heri Purnawan sebagai Ketua Tanfidziyah. Keduanya kembali dipercaya untuk melanjutkan kepengurusan pada masa khidmah berikutnya.

Dengan terlaksananya Musran ini, diharapkan Ranting NU Brengkok semakin solid dalam menjalankan program organisasi, memperkuat ukhuwah Nahdliyah, serta terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *